Jumat, 11 April 2014

Tugas Softskill Minggu Ke 2 "Permainan Tradisional"

Dunia anak-anak adalah dunia yang akrab dengan bermain. Dengan bermain anak-anak bisa mengeksplor lingkungannya secara bebas. Dengan bermain anak-anak juga secara tidak langsung mendapat suatu pembelajaran. Dan tidak hanya itu, suatu permainan juga sarat dengan makna.  Di Indonesia ini banyak sekali ragam permainan tradisional yang unik dan menyenangkan. Permainan tradisional di indonesia memiliki makna, manfaat, dan juga sesuia dengan budaya bangsa indonesia dibanding permainan dari luar indonesia yang lambat laun akan membunuh karakter anak – anak indonesia.
Beberapa permainan tradisional yang ada di indonesia antara lain :
1. Congklak
Congklak adalah suatu permainan tradisional yang dikenal dengan berbagai macam nama di seluruh Indonesia. Biasanya dalam permainan, sejenis cangkang kerang digunakan sebagai biji congklak dan jika tidak ada, kadangkala digunakan juga biji-bijian dari tumbuh-tumbuhan dan batu-batu kecil.
Permainan congklak dilakukan oleh dua orang. Dalam permainan mereka menggunakan papan yang dinamakan papan congklak dan 98 (14 x 7) buah biji yang dinamakan biji congklak atau buah congklak. Umumnya papan congklak terbuat dari kayu dan plastik, sedangkan bijinya terbuat dari cangkang kerang, biji-bijian, batu-batuan, kelereng atau plastik. Pada papan congklak terdapat 16 buah lobang yang terdiri atas 14 lobang kecil yang saling berhadapan dan 2 lobang besar di kedua sisinya. Setiap 7 lobang kecil di sisi pemain dan lobang besar di sisi kananya dianggap sebagai milik sang pemain.
Pada awal permainan setiap lobang kecil diisi dengan tujuh buah biji. Dua orang pemain yang berhadapan, salah seorang yang memulai dapat memilih lobang yang akan diambil dan meletakkan satu ke lobang di sebelah kanannya dan seterusnya. Bila biji habis di lobang kecil yang berisi biji lainnya, ia dapat mengambil biji-biji tersebut dan melanjutkan mengisi, bila habis di lobang besar miliknya maka ia dapat melanjutkan dengan memilih lobang kecil di sisinya. Bila habis di lubang kecil di sisinya maka ia berhenti dan mengambil seluruh biji di sisi yang berhadapan. Tetapi bila berhenti di lobang kosong di sisi lawan maka ia berhenti dan tidak mendapatkan apa-apa. Permainan dianggap selesai bila sudah tidak ada biji lagi yang dapat dimabil (seluruh biji ada di lobang besar kedua pemain). Pemenangnya adalah yang mendapatkan biji terbanyak.

Manfaat bermain congklak antara lain :
·         Melatih strategi anak dalam menhadapi dunia luar
·         Mengajarkan anak untuk dapat membaca taktik dan strategi lawan
·         Mengajarkan kesabaran kepada anak, dan belajar menyelesaikan suatu masalah
2.      Bekel
Bekel adalah permainan yang sangat diminati oleh anak perempuan. Bisa dimainkan secara individu ataupun bersama-sama. Alat yang diperlukan adalah biji bekel yang biasanya terbuat dari logam (kuningan) dan sebuah bola karet.  Cara bermain adalah saat bola dilempar keatas, biji bekel diambil dan bola ditangkap sebelum memantul untuk kedua kalinya di lantai.
Set awal adalah ambil satu biji bekel dan tangkap bola, demikian sampai habis. Setelah habis, bola dilempar dan semua biji bekel dipaskan kembali ke lantai. Lalu ambil dua-dua biji bekel, selanjutnya tiga-tiga dan akhirnya sampai seluruh biji bekel habis.
Set selanjutnya semua biji bekel diberdirikan (posisi berlubang di atas) lalu ulangi cara set awal tadi.
Set selanjutnya semua biji bekel diberdirikan (posisi menonjol polos di bagian tas) lalu ulangi dengan cara set awal tadi.
Setselanjutnya semua biji bekel ditidurkan dan bagian yang polos ( tanpa titik) menghadap ke atas, cara sama dengan set awal.
Set selanjutnya semua biji bekel ditidurkan dan bagian yang bertanda titik menghadap k eats, cara sama dengan set awal.
Set terakhir adalah NASPEL. Set ini mengulangi gerakan dari set awal , kemudian set selanjutnya sama tetapi tidak perlu mengambil biji bekelnya. Setelah di bagian terakhir baru ambil semua biji bekel, tekankan jari telunjuk ke lantai, baru tangkap bola dan lepaskan semua biji bekel ke lantai. Selesai..
Manfaat permainan ini antara lain :
·         Melatih kecepatan tangan
·         Melatih kosentrasi anak
·         Melatih ketelitian seorang anak
3.      Engklek
                Sunda manda atau juga disebut éngklék, téklék, ingkling, sundamanda / sundah-mandah, jlong jling, lempeng, atau dampu adalah permainan anak tradisional yang populer di Indonesia, khususnya di masyarakat pedesaan. Permainan ini dapat ditemukan di berbagai wilayah di Indonesia, baik di Sumatera, Jawa, Bali, Kalimantan dan Sulawesi. Di setiap daerahnya dikenal dengan nama yang berbeda. Permainan ini biasanya dimainkan oleh anak perempuan.
Peserta permainan ini melompat menggunakan satu kaki disetiap petak-petak yang telah digambar sebelumnya di tanah.
Untuk dapat bermain, setiap anak harus berbekal gacuk yang biasanya berupa sebentuk pecahan genting, yang juga disebut kreweng, yang dalam permainan,kreweng ini ditempatkan di salah satu petak yang tergambar di tanah dengan cara dilempar, petak yang ada gacuknya tidak boleh diinjak / ditempati oleh setiap pemain, jadi para pemain harus melompat ke petak berikutnya dengan satu kaki mengelilingi petak-petak yang ada.
Pemain yang telah menyelesaikan satu putaran terlebih dahulu, berhak memilih sebuah petak untuk dijadikan “sawah” mereka, yang artinya di petak tersebut pemain yang bersangkutan dapat menginjak petak itu dengan kedua kaki, sementara pemain lain tidak boleh menginjak petak itu selama permainan. Peserta yang memiliki kotak paling banyak adalah yang akan memenangkan permainan ini.
                Manfaat permainan ini :
·         Melatih kekuatan kaki
·         Melatih stamina anak
·         Melatih ketepatan dalam melempar pecahan genteng/ keramik
4.      Benteng-bentengan
                Benteng adalah permainan yang dimainkan oleh dua grup, masing-masing terdiri dari 4 sampai dengan 8 orang. Masing-masing grup memilih suatu tempat sebagai markas, biasanya sebuah tiang, batu atau pilar sebagai ‘benteng’.
Tujuan utama permainan ini adalah untuk menyerang dan mengambil alih ‘benteng’ lawan dengan menyentuh tiang atau pilar yang telah dipilih  lawan dan meneriakkan kata benteng. Kemenangan juga bisa diraih dengan ‘menawan’ seluruh anggota lawan dengan menyentuh tubuh mereka. Untuk menentukan siapa yang berhak menjadi ‘penawan’ dan yang ‘tertawan’ ditentukan dari waktu terakhir saat si ‘penawan’ atau ‘tertawan’ menyentuh ‘benteng’ mereka masing-masing.
Orang yang paling dekat waktunya ketika menyentuh benteng berhak menjadi ‘penawan’ dan bisa mengejar dan menyentuh anggota lawan untuk menjadikannya tawanan. Tawanan biasanya ditempatkan di sekitar benteng musuh. Tawanan juga bisa dibebaskan bila rekannya dapat menyentuh dirinya.
Dalam permainan ini, biasanya masing - masing anggota mempunyai tugas seperti ‘penyerang’, ‘mata - mata, ‘pengganggu’, dan penjaga ‘benteng’. Permainan ini sangat membutuhkan kecepatan  berlari dan juga kemampuan strategi yang handal.
                Manfaat permainan ini antara lain :
·         Melatih strategi anak dalam menyerang, bertahan, dan mengalahkan musuh
·         Melatih kekompakan tim
·         Melatih kecepatan

Galah Asin
                Galah asin, galasin, atau gobak sodor adalah sejenis permainan daerah dari Indonesia. Permainan ini adalah sebuah permainan grup yang terdiri dari dua grup, di mana masing-masing tim terdiri dari 3 - 5 orang. Inti permainannya adalah menghadang lawan agar tidak bisa lolos melewati garis ke baris terakhir secara bolak-balik, dan untuk meraih kemenangan seluruh anggota grup harus secara lengkap melakukan proses bolak-balik dalam area lapangan yang telah ditentukan.
Permainan ini biasanya dimainkan di lapangan bulu tangkis dengan acuan garis-garis yang ada atau bisa juga dengan menggunakan lapangan segiempat dengan ukuran 9 x 4 m yang dibagi menjadi 6 bagian. Garis batas dari setiap bagian biasanya diberi tanda dengan kapur. Anggota grup yang mendapat giliran untuk menjaga lapangan ini terbagi dua, yaitu anggota grup yang menjaga garis batas horisontal dan garis batas vertikal. Bagi anggota grup yang mendapatkan tugas untuk menjaga garis batas horisontal, maka mereka akan berusaha untuk menghalangi lawan mereka yang juga berusaha untuk melewati garis batas yang sudah ditentukan sebagai garis batas bebas. Bagi anggota grup yang mendapatkan tugas untuk menjaga garis batas vertikal (umumnya hanya satu orang), maka orang ini mempunyai akses untuk keseluruhan garis batas vertikal yang terletak di tengah lapangan. Permainan ini sangat mengasyikkan sekaligus sangat sulit karena setiap orang harus selalu berjaga dan berlari secepat mungkin jika diperlukan untuk meraih kemenangan.
Kalau di makassar nama nya main asing. seorang pemain bertindak sebagai peluncur (kapten). permainan ini seru melatih ketangkasan, strategi, kecepatan, dan kecerdikan.
                Manfaat Permainan :
·         Melatih kekompakan anak dalam sebuah tim
·         Melatih strategi anak
·         Melatih kecerdasan anak
·         Melatih gerak kinetik anak

Yang terpenting dari semua permainan tradiosional ini adalah tidak ada satu pun permainan tradiosional indonesia mengajarkan untuk saling membunuh dalam mencapai tujuan/ kemenangan mereka, tak seperti permainan yang marak saat ini. Anak – anak masa kini banyak memainkan permainan yang memaksa mereka untuk menjatuhkan, membunuh, membinasakan lawan untuk dapat meraih kemenangan dan cenderung individualis. Ber beda dengan permainan tradisional yang melatih aspek – aspek kehidupan dalam mencapai tujuan, dan mengandalkan kekompakkan sebuah tim. Seharusnya kita lah yang melestarikan permainan tradisional ini agar. Nasib bangsa kita nanti ditentukkan oleh tingakah laku anak – anaknya saat ini.


Tugas Sofskill Minggu Ke 1 "Puisi"

Pemuda “ Kamu Dimana ”

gaung bait 'soempah pemoeda' 
tak lagi nyaring bergema
pemuda kamu dimana ?
hilang, tak tentu arah
menyentuh labirin kaum muda 
laksana mendangkal makna 
menyempit karisma
pemuda kamu kemana ?
terombang ambing air samudra
atau mengerdil wacana 
hingga nyaris terlupa 

kemana menguapnya
tak tau arahnya
semangat membara 'tempo doeloe' 
saat memaklumat persatuan 
menggaung kesatuan 
berteriak nyaring, melengking 
membakar semangat di rongga jantung 
mengalir deras di pembuluh nadi 
hangat, 
memerah darah! 

pemuda tulis ulang takdirmu
takdir bangsa dan negerimu
tanpamu soekarno takkan mampub mengguncang dunia
dan denganmu bersama kita membangun bangsa
akankah terlupa? 
atau menguap tak bersisa? 
tulis ulang takdirmu kawan

hingga tak terhapus lagi