Minggu, 03 November 2013

Masalah Kerukunan Umat Beragama ( Tugas Softskill Minggu ke 4 )


Masalah Kerukunan Umat Beragama

Indonesia merupakan salah satu negara di dunia yang memiliki penduduk dengan jumlah yang sangat besar. Di tengah-tengah besarnya jumlah penduduk tersebut, tumbuh dan berkembang keragaman budaya, sosial, dan agama. Dari sisi agama, Indonesia mengakui hidup dan berkembangnya enam agama resmi negara, yaitu islam, Kristen Katolik, Kristen Protestan, hindu, Buddha, dan Khongucu. Kemajemukan masyarakat dalam hal agama dapat merupakan sumber kerawanan sosial apabila pembinaan kehidupan beragama tidak tertata dengan baik. Masalah agama merupakan masalah yang bersifat sensitive yang sering memunculkan konflik dan permusuhan atar golongan pemeluk agama. Seperti yang sering kita lihat di media massa akhir – akhir ini ada sekolompok pemeluk agama yang ingin beribadat tetapi di halangi oleh umat beragama lainnya, dan juga masalah lain yang sering muncul adalah sulitnya membangun rumah ibadah bagi beberapa golongan umat beragama karena sulitnya mendapat perijinan dari pemerintah setempat, hal ini kadang menyebabakan gesekan fisik antar umat beragama, dan kadang konflik antar pemeluk agama terjadi karena hal ini sebenarnya bukan dipermasalahkan semata-mata oleh perbadaan agama, melainkan ditopangi berbagai kepentingan terutama kepentingan politik.
Bila hal semacam ini terus di biarkan bukan tidak mungkin nilai – nilai pluralisme bangsa indonesia akan luntur dan akan terus menyebabkan bentrok antar umat beragama, dan kalimat kerukunan beragama hanya akan menjadi kalimat penghias bibir saja tanpa ada wujud nyata yang dilakukan oleh masyarakat, bukankah kebebasan memeluk sudah tercantum di UUD 1945 dan juga Pancasila, jadi kenapa harus di permasalahkan bila memang benar ideologi kita adalah pancasila, dan sudah seharusnya sebagai umat beragama kita harus menyelesaikan semua persoalan yang terkait dengan perbedaan beragama dengan kepala dingin
Perlu peran dari semua pihak untuk mewujudkan kerukunan beragama yang hakiki, mulai dari masyarakat dan pemerintah, dan kedewasaan umat beragama. Dan tiap – tiap umat beragam harus menghormati umat beragama lainnya yang tidak satu keyakinan dengan mereka
kerukunan agama itu sangat penting dalam kehidupan. Karena tanpa adanya rasa rukun dalam beragama akan dapat menimbulkan gesek-gesekan negative yang tidak diinginkan. Karena adanya fungsi kerukunan agama dapat menjaga ketentraman masyarakat, saling menghormati antar umat berama, mencegah terjadinya pertentangan antara agama, dan mempersatukan perbedaan antar umat beragama.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar