Jumat, 19 Desember 2014

Kepemimpinan ( tugas softskill minggu 13 )



Pengertian Kepemimpinan
Kepemimpinan adalah proses memengaruhi atau memberi contoh oleh pemimpin kepada pengikutnya dalam upaya mencapai tujuan organisasi. Cara alamiah mempelajari kepemimpinan adalah "melakukannya dalam kerja" dengan praktik seperti pemagangan pada seorang seniman ahli, pengrajin, atau praktisi. Dalam hubungan ini sang ahli diharapkan sebagai bagian dari peranya memberikan pengajaran/instruksi.
Tipe-Tipe Kepemimpinan
1) Tipe pemimpin Otokratis
Yaitu seorang pemimpin yang bercirikan:
• Menganggap organisasi sebagai milik pribadi
• Keras dalam mempertahankan prinsip
• Jauh dari bawahan
• Tidak mau menerima kritik, saran, dan pendapat
• Perintah diberikan secara paksa
Contoh pemimpin dengan tipe otokratis yaitu Muammar Abu Minyar al-Qaddafi atau Muammar Khaddafi, dia adalah penguasa otokratis de facto Libya dari 1969 sampai 2011, setelah merebut kekuasaan dalam kudeta militer.Dia menghapuskan Konstitusi Libya tahun 1951 dan menerapkan undang-undang berdasarkan ideologi politiknya.Kekuasaan yang hampir 42 tahun telah menempatkannya menjadi penguasa terlama sebagai pemimpin non-kerajaan keempat sejak tahun 1900 dan terlama sebagai pemimpin penguasa Arab.Dia menyebut dirinya sebagai "The Brother Leader", "Guide of the Revolution", dan "King of Kings (Raja segala raja)".Setelah berhasil merebut kekuasaan, Khaddafi mulai menghilangkan oposisi dan kehidupan warga Libya menjadi dibatasi.Ideologi Khaddafi disebut Teori Internasional Ketiga yang dijelaskan dalam Buku Hijau.Keluarga Khaddafi mengambil alih sebagian besar perekonomian Libya.Khaddafi menggunakan miliaran pendapatan minyak untuk proyek-proyek internasional. Dia memulai perang dengan memerintahkan orang lain dan menggunakan senjata nuklir dan bahan kimia sebagai senjata pemusnah massal. Diam-diam, ia mengalokasikan pendapatan negara untuk mensponsori teror dan kegiatan politik lainnya di seluruh dunia

2) Tipe Militeristis
Yaitu seorang pemimpin yang bercirikan :
• Sering mempergunakan sistem perintah dalam menggerakkan bawahannya
• Senang bergantung pada pangkat dan jabatan dalam menggerakkan bawahannya
• Menuntut disiplin yang tinggi dan kaku dari bawahan
• Segala sesuatu bersifat formal
Contoh pemimpin dengan tipe militeris yaitu Hirohito ( kasiar jepang ke-124) dalam sejarah jepang dia adalah kasiar dengan masa jabatan terlama dari 1926 – 1989 dan merupakan tokoh penting dalam perang dunia II dan pembangunan kembali jepang. Masa kekuasaannya sebagai kaisar dikenal dengan era showa ( Damai, cerah budi ), di indonesia sendiri ketika indonesia di bawah kekuasaan jepang Hirohito dikenal sebagai Tenno Heika ( Yang mulia kaisar ).

3) Tipe Paternalistis
Yaitu seorang pemimpin yang:
• Menganggap bawahannya sebagai manusia yang tidak dewasa
• Bersikap terlalu melindungi
• Pemimpin bertindak sebagai bapak
• Keputusan di tangan pemimpin
Contoh pemimpin dengan tipe paternalistis yaitu George Washington presiden Amerika Serikat yang pertama dengan masa jabatan 30 April 1789 – 4 Maret 1797. Pada umur 21 tahun beliau masuk tentara dan diangkat menjadi letnan kolonel saat mengikuti wajib militer oleh gubernur negara bagian virginia. Ketika umur 33 tahun dia memihak dan memipin  rakyat virginia yang memberontak melawan orang – orang inggris.  Pada tahun 1775 ia diangkat menjadi panglima tertinggi oleh kongres kontinental, yaitu kongres ke 13 daerah jajahan inggris. pada tahun 1789 setelah konstisusi disahkan, ia dipilih dengan suara bulat menjadi presiden amerika yang pertama.

4) Tipe Open Leadership
• Berpartisi aktif dalam kegiatan organisasi
• Bersifat terbuka
• Bawahan diberi kesempatan untuk memberi saran dan ide-ide baru
• Keputusan ada di tangan pemimpin
• Menghargai potensi individu
5) Tipe Laissez Faire
Yaitu seorang yang bersifat:
• Memberi kebebasan kepada para bawahan
• Pimpinan tidak terlibat dalam kegiatan
• Semua pekerjaan dan tanggung jawab dilimpahkan kepada bawahan
6) Tipe Demokratis
Yaitu tipe yang bersifat:
• Berpartisipasi aktif dalam kegiatan organisasi
• Bersifat terbuka
• Senang menerima saran, pendapat bahkan kritik.
Fungsi dari pemimpin dalam organisasi.
Seorang kepemimpinan dalam suatu organisasi Akan sangat mempengaruhi gerak laju dari organisasi itu sendiri.kepimpinan dalam organisasi merupakan pengaruh antar priadi yang dilakukan situasi, melalui proses komunikasi dan di arahkan pencapaian tujuaan .namun tetapi , pada zaman modern ini bangak terjadi konflik dalam organisasi karena tidak kesetujuaan antara dua atau lebih anggota organisasi .bahkan tidak bekerja sama antara ketua dan bawahan .akhirnya disitulah terjadi konflik amtara satu
samaa lain.adapula fungsi dan tugas kepemimpinan dalam organisasi.
Tugas pokok Kepemimpinan dalam organisasi
Tugas pokok seorang pemimpin yaitu melaksanakan fungsi-fungsi manajemen seperti telah yang di sebutkan sebelumnya yang terdiri dari merencanakan menorganisasikan , mennggerakan dan mengawasi .Agar orang- orang yang memimpin mau bekerja secara efektif seorang pemimipin harus memiiki inisiatif dan kreatif harus selalu memperhatikan hubungan manusiawi.secara lebih terperinci tugas- tugas seorang pemimpin meliputi ; pengambilan keputusan menetapkan sasaran dan menyusun kebijaksanaan ,mengorganisasikan dan menempatkan pekerja, mengkordinasikan kegiatan-kegiatan secara vertical ( antara bawahan dan atasan )auun secara horizontal ( antar bagian atau unit ),serta memimpin dan mengawasi pelaksanaan kegita tersbut.
Secara umum , tugas –tugas pokok pemimpin antara lain:
Melaksanakan managerial , yaitu berupa kegitan pokok meliputi pelaksanaan :
Penyusunan Rencana
Mendorong ( memotivasi ) bawahan untuk dapat bekerja dengan giat dan tekun .
Membina bawahan agar dapat bekerrja secara efektif dan efesien.
Menyusun fungsi manajemen secara baik.
Membina bwahan agar dapat memikul tanggung jawab tugas masing-masing secara baik.
Fungsi pemimpin dalam suatu organisai tida dapat di bantah merupakan sesuatu fungsi yang sangat penting bagi keberadaan dan kemajuaan orgnisasi yang bersangkutan pada dasarnya fungsi kemimpinan 2 aspek yaitu :
Fungsi admintrasi , yaitu yakni mengadakan fomulasi kebijaksaan admintrasi dan menyediakan fasilitasnya.selain itu ,fungsi pemimpin dalam mempegaruhi dan mengarahkan individu atau kelompok bertujuan untuk membantu organisaasi bergerak kearah pencapaian tujuaan. dan juga ada pula gaya memimpiiin dalam organisasi pemimpin menerangkan kepada bawahan apa yang harus di kerjakan bagaimana cara mengerjakan ,kapanharus di lakasakan pekerjaan itu ,dan dimana harus dilakukan.dan pula pemimpin haus pengarahan epada bawahansupaya ada persatuan dalam organisai .tetapi pada zaman sekarang ini bangak pemimpin dalam organisasi yang tidak bekerja sama antara bawahan dan atasan akhirnya disitulah timbul konflik.(pigometinus)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar