1. Interstellar
Interstellar adalah film karya Christoper nolan yang
dibintangi oleh Matthew McConaughey
sebagai Cooper, Anne Hathaway sebagai Amelia brand,Michael Caine( Prof
Brand) dan Jessica Chastain ( sebagai Murpy dewasa). Selain itu ada juga Mackenzie Foy sebagai murphy kecil. Jika anda
lihat trailernya ada anak cewek kecil itulah Mackenzie Foy.
Berkisah 60 tahun dari sekarang, Film ini mengisahkan
tentang usaha manusia mencari planet yang mungkin dijadikan tempat tinggal baru
bagi manusia. Bumi disaat itu sudah mulai tidak cocok di huni manusia dan satu
satunya tanaman pangan yang ada adalah jagung, tanaman pangan yang lain sudah
tidak bisa tumbuh karena perubahan iklim, kondisi tanah dan udara yang sudah
tidak sehat bahkan buat manusia sekalipun. Permasalahan yang ada, jagung tidak
lama lagi juga tidak bisa bertahan dan akan mati karena kondisi tanah dan
atmosfer yang terus berubah, harapan terakhir? Cari planet lain yang bisa
ditinggali manusia.
Prof Brand beserta putrinya ( Amelia brand) adalah peneliti
di NASA yang sekarang bekerja secara
tertutup .Di waktu itu, Hal paling penting adalah makanan, gadet, smarphone dan
sejenisnya sudah bukan menjadi hal penting, teknologi hanya digunakan
seperlunya saja . Anak anak pun dididik agar menjadi petani mengingat
kelangkaan pangan yang terus menerus terjadi.
Permasalahannya apakah NASA berhasil mengirim Cooper dan timnya
sukses mencari planet yang bisa di jadikan tempat tinggal baru bagi
manusia? Berapa lama dia bisa kembali ke bumi, seandainya berhasil pun, apakah
mungkin membawa manusia bisa (orang biasa ) ke planet tersebut?
Efek film ini sangat luar biasa. Apalagi yang menarik,
kejadian di luar angkasa dibuat seralistis mungkin. Contoh penggambaran yang
benar tentang luar angkasa adalah masalah bunyi. Sudah kita ketahui bersama
bunyi hanya merambat melalui perantara udara/benda. Karena di angkasa luar
tidak ada udara, maka bunyi diluar angkasa tidak ada. Sejauh ini, interstellar
adalah film tentang angkasa luar yang dengan "BENAR" menggambarkan
kondisi angkasa. Semua efek dan gambaran
blackhole, wormhole dan benda langit serta planet dibuat berdasarkan
perhitungan matematis dan data Ilmiah.
2. Inception
Film Cristopher Nolan berikutnya yaitu Inception, film ini
dibintangi oleh Leonardo DiCaprio yang memerankan Dom Cobb ia adalah seorang
extractor, dan ia adalah yang terbaik yang pernah ada. Tugas Cobb adalah
mengambil ide orang lain dengan cara masuk ke dalam alam mimpi mereka. Karena
pekerjaan ini pula Cobb tak bisa kembali ke Amerika Serikat. Cobb selalu
merindukan anak-anaknya namun ia tetap tak bisa berbuat apa-apa.
Saat sebuah tawaran datang, Cobb tak punya alasan untuk
menolaknya. Seorang pria bernama Saito (Ken Watanabe) menawarkan sebuah
kesepakatan yang sangat menggiurkan. Saito bisa membawa Cobb kembali ke Amerika
Serikat bila Cobb bisa menuntaskan tugas yang diberikan Saito. Bila biasanya
Cobb mencuri ide dari pikiran orang, kini Saito ingin Cobb melakukan yang
sebaliknya.
Saito ingin Cobb masuk ke mimpi seorang pria bernama Robert
Fischer Jr (Cillian Murphy), bukan untuk mengambil ide namun justru menanamkan
ide baru di sana. Saito ingin Robert menghancurkan kerjaan bisnis yang dibangun
ayahnya dari dalam agar kerajaan ini tak lagi jadi ancaman buat bisnis Saito.
Dalam menjalankan misinya, Cobb punya satu tim yang terdiri
dari Ariadne (Ellen Page), Arthur (Joseph Gordon-Levitt), Yusuf (Dileep Rao),
dan Eames (Tom Hardy). Mereka menggunakan teknologi yang memungkinkan mereka
memasuki mimpi orang lain dan mengaturnya seperti yang mereka kehendaki. Di
saat yang sama, Cobb sendiri punya masalah pribadi yang cukup rumit. Cobb tak
bisa melepaskan diri dari bayangan Mallorie (Marion Cotillard), istrinya yang
telah meninggal. Mal selalu muncul di alam mimpi Cobb dan berisiko mengacaukan
proyek Cobb.
Cerita di atas mungkin terdengar sederhana namun bukan itu
yang terjadi dalam film INCEPTION ini. Alur cerita film ini begitu rumit dan
mengharuskan kita berkonsentrasi tinggi untuk bisa benar-benar memahaminya.
Meski rumit namun bukan berarti film ini sama sekali tak bisa dipahami. Bukan
Christopher Nolan kalau tak memberikan sesuatu yang mengejutkan buat penonton.
Konon, ide cerita film ini sudah ada di benak Nolan sejak delapan tahun yang
lalu dan bisa jadi selama itu pula Nolan merancang sebuah alur kisah sempurna
seperti yang disodorkan lewat INCEPTION ini. Aksi laga tetap ada namun itu
semua dikemas Nolan dalam sebuah jalinan cerita, yang rumit sehingga adegan
yang sebenarnya sudah jadi pakem setiap film action itu jadi terlihat berbeda.
3. The Dark Night
Saat Gotham mulai bersih dari kejahatan dan saat sosok
Batman mulai membuat para kriminal ketakutan, munculah sosok perusak
ketentraman kota Gotham. Dia tak lain adalah The Joker(Heath Ledger). Psikopat
gila yang bermake up layaknya sosok joker dalam kartu permainan itu mulai
berbuat kekacauan di kota Gotham antara lain dengan membobol Bank Gotham yang
didalamnya terdapat deposit dari para mafia serta melakukan beberapa
penghancurandi sana-sini.
Sebagai Batman, Bruce Wayne(Christian Bale) tidak tinggal
diam. Ia berniat menangkap Joker dan semua mafia yang meresahkan kota Gotham.
Joker mulai menyebar ancaman. Ia memberikan tuntutan bahwa
bila batman tidak menyerahkan diri dan membuka topengnya di muka umum maka akan
ada warga yang mati setiap hari. Dengan bantuan Rachel Dawes(Maggie
Gyllenhaal), Gordon(Gary Oldman)-yang sebelumnya diduga ditembak mati oleh
Joker- dan Jaksa Harvey Dent(Aaron Eckhart). Bruce berusaha melacak keberadaan
Joker dan komplotannya.
Film ini merupakan film superhero terbaik, meskipun bertema
Superhero namun film ini jauh dari kata fantasti. Batman masih dapat sakit,
terluka dan emosional. Seperti saat ia kehilangan Rachel wanita yang disukainya
dan juga disukai Harvey.
Semua karakter dalam film ini pun dibuat selogis mungkin.
Sosok Two-Face digambarkan adalah Jaksa yang terbakar setengah tubuhnya dan ia
mengalami tekanan mental karena kematian rachel, dipengaruhi Joker dan mulai
betindak kejam namun sesuai dengan "keputusan" koinnya.
Sosok The Joker yang diperankan dengan baik oleh Heath
Ledger. Ia berhasil membuat era baru dalam sosok Joker. Ia berhasil
mengintrepretasikan sosok joker yang gila, kejam, sadis, psikopat, maniak kedalam
film ini.Tak heran 1 bulan pendalaman karakter Joker tak sia-sia dilakukannya.
Ia juga mendapat Oscar untuk kategori Best Supporting Actor untuk perannya
dalam Joker meskipun ia harus meninggal sebelum mendapatkan penghargaannya
tersebut.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar